​PENYAKIT PADA KELAMIN TERASA PANAS

Penyakit Kelamin terasa panas itu di merupakan salah satu tanda terkena penyakit sipilis. penyakit ini merupakan suatu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau ketika kelahiran, yang menyebabkan terjadinya Kelamin terasa panas kongenital. Penyakit lain yang diderita manusia yang disebabkan akibat Treponema pallidum.

Tanda dan gejala Kelamin terasa panas bervariasi bergantung pada fase mana penyakit tersebut muncul (primer, sekunder, laten, dan tersier).

  • Fase primer secara umum ditandai dengan munculnya chancre tunggal (ulserasi keras, tidak mendatangkan rasa sakit, tidak gatal di kulit).
  • Kelamin terasa panas sekunder ditandai dengan ruam yang menyebar yang seringkali muncul di telapak tangan dan tumit kaki.
  • Kelamin terasa panas laten biasanya tidak memiliki ataupun hanya menunjukkan sedikit gejala.
  • Kelamin terasa panas tersier dengan gejala gumma, neurologis, atau jantung. Namun, penyakit ini telah dikenal sebagai "peniru ulung" karena kemunculannya ditandai dengan gejala yang tidak sama. Diagnosis pada umumnya dilakukan melalui tes darah; namun, bakteri juga meraih dilihat melalui mikroskop.
Kelamin terasa panas diyakini sudah menginfeksi 12 juta jamaah di seluruh dunia di dalam tahun 1999, dengan minim lebih 90% kasus timbul di negara berkembang. Sesudah jumlah kasus menurun dramatis sejak ketersediaan penicilin di seluruh dunia di dalam 1940an, angka infeksi balik meningkat sejak pergantian milenium di banyak negara, terkadang muncul bersamaan dengan individual immunodeficiency virus (HIV). Angka ini disebabkan sebagian akibat praktik seks yang tidak aman di antara laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki, seks bebas serta angka prostitusi tinggi, dan penurunan penggunaan proteksi pelindung.

Apa saja Tanda - tanda dan gejala penyakit Kelamin terasa panas?

Kelamin terasa panas atau mal dapat muncul pada 1 di antara empat yang berbeda; primer, sek, laten, dan tersier, serta bisa juga terjadi congenital. Fase ini dianggap sebagai "peniru yang hebat" oleh Sir William Osler dikarenakan kemunculannya yang bervarietas.

Kelamin terasa panas

Kelamin terasa panas umumnya diperoleh dari kontak seksual secara langsung dengan orang yang terinfeksi ke orang lain. Sekitar 3 sampai 90 hari sesudah awal kedapatan (rata-rata 21 hari) luka di kulit dinamakan chancre, tampak di dalam saat kontak. Lesi biasanya (40 % untuk waktu) tunggal, kokoh, sama sekali tanpa rasa sakit, pemborokan kulit tanpa rasa gatal dengan dasar yang bersih dan berbatasan tajam antara ukuran 0, 3 dan 3, 0 cm. Walau bagaimanapun luka bisa dikeluarkan nyaris dalam bentuk apapun. Di dalam bentuk yang umum, luka baerkembang dari macule ke papule dan akhirnya ke erosion atau ulcer.

Kelamin terasa panas Sekunder.

Kelamin terasa panas sekunder di dalam umumnya ditandai dengan munculnya ruam pada telapak tangan. Papules kemerah-merahan dan besarnya nodul di badan menandai terjadinya Kelamin terasa panas sekunder.
Kelamin terasa panas sekunder seringnya terjadi empat sampai sepuluh minggu sesudah infeksi primer. Sementara penyakit sekunder dapat dikenal di dalam berbagai cara secara nyata, gejala-gejala paling umum berhubungan dengan kulit, selaput lendir, dan nodus limfa. Pada sana mungkin terdapat kesamaan, kemerah-merahan-pink, ruam yang tidak gatal pada batang serta ekstrim, termasuk pada telapak tangan dan soles. Ruam bisa menjadi makulopapular ataupun pustular. Itu bisa berbentuk datar, lebar, keputih-putihan, lesi mirip kutil dikenal sebagai kondiloma latum pada selaput lendir.
Semua dari endapan bakteri lesi terinfeksi. Gejala lain termasuk demam, sakit tenggorokan, malaise, berat awak turun, rambut rontok, serta sakit kepala. Jenis penyakit lainnya yang jarang timbul termasuk hepatitis, ginjal penyakit, radang sendi, periostitis, optik neuritis, uveitis, dan interstitial keratitis.

Gejala akut pada umumnya diatasi setelah tiga maka enam minggu; namun sekeliling 25% orang bisa kambuh gejala sekunder. Banyak jamaah yang mengalami Kelamin terasa panas sekunder (40-85% untuk wanita, 20-65% dari laki-laki) tidak melaporkan mengalami dari Kelamin terasa panas primer sebelumnya.

Kelamin terasa panas Laten.

Kelamin terasa panas laten didefinisikan misalnya mengalami bukti serologis untuk infeksi tanpa gejala-gejala untuk penyakit. Penyakit ini dijelaskan lebih lanjut sebagai jauh awal (kurang dari tahun setelah Kelamin terasa panas sekunder) atau penutup.

Kelamin terasa panas Tersier

Kelamin terasa panas gummatous ataupun Kelamin terasa panas penutup benign biasanya terjadi hingga 46 tahun sesudah infeksi awal, dengan rata-rata 15 tahun. Fase ditandai oleh pembentukan gumma kronik, yang lembut, menyerupai peradangan bola tumor yang bisa bermacam-macam dan sungguh-sungguh signifikan bentuknya gumma biasanya mempengaruhi kulit, tulang, serta liver, tetapi bisa timbul dimanapun.

NeuroKelamin terasa panas merujuk pada infeksi yang melibatkan sistem saraf induk yang bisa terjadi dini, menjadi tak bergajala ataupun dalam bentuk dari meningitis Kelamin terasa panastik yang berhubungan dengan keseimbangan yang lemah dan nyeri kilat pada ekstrimitas lebih rendah. Akhir neuroKelamin terasa panas umumnya terjadi 4 maka 25 tahun setelah infeksi awal. Siflis meningovaskular biasanya muncul dengan apati serta sawan, serta telah publik dengan demensia dan dorsalis.

Kelamin terasa panas kardiovaskular biasanya timbul 10-30 tahun setelah infeksi awal. Komplikasi yang amat umum adalah syphilitic aortitis, yang dapat mengakibatkan pembentukan aneurisme.

konsultasi-dokter