GANGGUAN ORGASME

Apa itu Gangguan Orgasme?

Gangguan Orgasme adalah kondisi dimana penderita tidak mampu mencapai puncak klimaks saat melakukan hubungan seks meskipun rangsangan seksual cukup sudah diberikan secara kuat dan bertahan lama.
 

Apa Penyebab terjadinya Gangguan Orgasme?

Penyebab gangguan orgasme bisa dari faktor fisik dan psikologi serta biasanya efek dari konsumsi obat-obatan seperti fluoxetine yang bisa menghambat orgasme. Gangguan orgasme pada laki-laki merupakan ketidakmampuan yang persisten atau berulang untuk mencapai orgasme meskipun melakukan kontak seksual lama. Kondisi ini adalah salah satu disfungsi seksual, bersama dengan ejakulasi dini, dyspareunia. Individu yang terkena gangguan orgasme pria tidak dapat mengalami orgasme setelah fase eksitasi seksual yang normal. Mereka secara teratur dapat mengalami keterlambatan dalam orgasme atau mungkin tidak dapat mengalami orgasme sama sekali.
 

 Klik disini untuk mengetahui berapa lama pengobatan Gangguan Orgasme <<<
 


 

Sensasi orgasme pada pria meliputi emisi diikuti dengan ejakulasi. Emisi merujuk pada sensasi akan hadirnya ejakulasi yang dihasilkan oleh kontraksi kelenjar prostat, vesikula seminalis, uretra disertai dengan ketegangan otot umum, kontraksi perineum, dan penyodoran panggul. Orgasme diikuti oleh periode resolusi ditandai dengan perasaan relaksasi otot. Selama fase ini, orang mungkin tidak dapat menanggapi rangsangan seksual lebih lanjut, mengalami ereksi, dan orgasme untuk jangka waktu tertentu.

Gangguan orgasme pada pria, kadang-kadang disebut hambatan orgasme atau ejakulasi tertunda ditunjukan dengan keadaan dimana seorang pria akan sangat sulit atau bahkan tidak dapat memperoleh ejakulasi saat berhubungan seksual, mengalami ejakulasi tetapi mengeluhkan berkurangnya atau tidak adanya perasaaan subjektif akan kenikmatan saat pengalaman orgasme (anhedonia orgasmik), bahkan sampai terjadi gangguan orgasme seumur hidup atau tidak pernah mampu ejakulasi saat berhubungan intim.


 

 Klik disini untuk Konsultasi Biaya Pengobatan Gangguan Orgasme <<<  

 

Sedangkan gangguan orgasme pada wanita merupakan ketidakmampuan persisten atau berulang dari seorang wanita untuk mengalami orgasme setelah gairah seksual dan stimulasi seksual yang memadai. Kondisi ini mempengaruhi kualitas pengalaman seksual wanita. Wanita tersebut sulit atau bahkan tidak dapat mencapai fase orgasme. Jika seorang wanita tidak pernah orgasme seumur hidupnya, disebut dengan disfungsi orgasme primer. Gangguan ini mengenai sekitar 10-15%. Tetapi jika sebelumnya wanita tersebut pernah merasakan orgasme sekali saja sebelumnya, maka disebut disfungsi orgasme sekunder.

Gangguan orgasme dapat primer (tidak pernah mengalami orgasme) atau sekunder (diperoleh setelah trauma), dan dapat berupa umum atau kondisional pada situasi tertentu. Gangguan primer lebih banyak terjadi, yang berarti bahwa seorang wanita tidak pernah mencapai orgasme dalam setiap jenis rangsangan, termasuk masturbasi, rangsangan langsung klitoris oleh pasangan, atau hubungan seks vagina. Gangguan sekunder dapat terjadi setelah sakit, trauma emosional, atau sebagai efek samping operasi atau obat.

Gangguan orgasme pada wanita, kadang-kadang disebut hambatan orgasme pada perempuan atau anorgasmia, didefinisikan sebagai hambatan berulang atau menetap pada orgasme perempuan seperti yang ditunjukkan dengan :

  • penundaan berulang atau tidak adanya orgasme setelah fase gairah seksual, yang oleh klinik, fokus, intensitas dan lamanya dianggap adekuat, dengan kata lain ketidakmampuan perempuan mendapatkan orgasme melalui masturbasi atau hubungan seksual.
     
  • Perempuan dengan gangguan orgasme seumur hidup tidak pernah mengalami orgasme dengan stimulasi apapun (lebih lazim ditemukan pada perempuan yang tidak menikah).
     
  • Monorgasmik dapat juga bebas gejala atau dapat mengalami frustasi dalam berbagi cara, dapat memiliki keluhan pelvis seperti nyeri perut bagian bawah, gatal dan keputihan serta meningkatnya ketegangan, iritabilitas dan lelah.
 
Bagi Anda yang senantiasa dalam rutinitas tanggung jawab pekerjaan di rumah ataupun di kantor tentunya tidak ingin hal ini berlangsung terus karena tidak sehat untuk kedua belah pihak, baik suami ataupun istri, oleh karenanya jangan ragu atau malu untuk segera memeriksakan keluhan Anda tsb kepada kami di Klinik Apollo dimana Anda merasa terjaga privacy dan segera dapatkan solusi kesembuhannya. 
 

Bagaimana Cara Pengobatan Gangguan Orgasme ?

Gangguan orgasme tentunya akan berdampak tidak baik jika tidak segera ditangani, selain dapat mempengaruhi keharmonisan dalam rumah tangga dikhawatirkan gangguan orgasme merupakan sebuah gejala dari munculnya gangguan lain jadi disarankan untuk melakukan penanganan segera. Untuk tindakan pengobatan tentunya perlu tindakan peninjauan lebih lanjut terlebih dahulu jadi segera konsultasikan dan lakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pastinya.
 

" Jika Anda mengalami keluhan diatas, untuk informasi lebih lanjut dan jelas silahkan konsultasi langsung dengan kami di klik chat "KONSULTASI DOKTER ONLINE" dibawah ini atau segera menghubungi kami secara langsung via SMS ataupun Telepon. Terima kasih "

 Klik disini untuk konsultasi pasien perlu Rawat Inap atau tidak <<<

disclaimer: hasil berbeda-beda tergantung individu