ORCHITIS

disclaimer: hasil berbeda-beda tergantung individu 

Apa Itu Orchitis  ?

Orkitis adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada salah satu atau kedua testis, yang menyebabkan terjadinya pembengkakan dan nyeri pada testis. Testis adalah sepasang organ reproduksi pria yang berbentuk seperti telur yang terletak di dalam skrotum, struktur seperti kantung yang tergantung di belakang penis) yang berperan dalam produksi hormon pria,  dan sperma. Orkitis jika tidak diobati akan mengalami komplikasi seperti  testis yang mengecil (atropi), abses (nanah) pada kantong testis, dan infertilitas (susah punya anak), terutama jika terkena kedua testis. Orkitis juga sering disebut dengan testis sakit dan selangkangan sakit kadang-kadang digunakan secara bergantian. Tapi selangkangan sakit terjadi pada lipatan kulit antara paha dan perut bukan di testis. Sedangkan penyebab nyeri selangkangan berbeda dari penyebab nyeri testis.

 

 Klik disini untuk mengetahui berapa lama pengobatan Orchitis <<<

Apa penyebab penyakit Orchitis ?

Orkitis dapat disebabkan oleh bakteri atau virus. Orkitis Bakterialis sering disebabkan oleh penderita penyakit menular seksual, seperti gonore atau klamidia, atau infeksi saluran kemih dimana bakteri penyebab infeksi menyebar ke testis. Hal ini juga dapat disebabkan ketika epididimitis (peradangan dari epididimis akibat infeksi bakteri) menyebar ke testis. Banyak virus dan bakteri yang bisa menjadi penyebab orchitis. Jika dilihat dari penyebabnya, orchitis bisa dibedakan menjadi tiga: idiopatik, bakteri, dan virus. Idiopatik adalah orchitis yang tidak diketahui dengan pasti penyebabnya.


disclaimer: hasil berbeda-beda tergantung individu 

 Klik disini untuk Konsultasi Biaya Pengobatan Orchitis <<<  

Kedua adalah orchitis virus, inilah yang menjadi penyebab utama orchitis (virus mumps). Kondisi ini paling sering terjadi pada anak laki-laki yang berusia kurang dari 10 tahun. Lalu, penyebab orchitis lainnya adalah bakteri. Bakteri yang paling sering menjadi penyebab orchitis adalah escherichia coli, staphylococcus, dan  streptococcus. Bakteri penyebab epididimitis juga bisa menjadi penyebab munculnya orchitis. Pada pria yang aktif secara seksual, bakteri penyebab penyakit menular seksual seperti gonore, klamidia, dan sifilis ternyata juga bisa menyebabkan orchitis.

Gejala penyakit orkitis biasanya muncul secara tiba-tiba. Gejala penyakit orchitis dapat berupa:

  • Pembengkakan di salah satu atau kedua testis.
  • Nyeri, mulai dari ringan sampai berat.
  • Ketidaknyamanan saat duduk.
  • Nyeri pada salah satu atau kedua testis, yang bisa berlangsung selama berminggu-minggu.
  • Mual.
  • Demam.
  • Pemisahan (discharge) penis.

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena orchitis dengan penularan non-seksual adalah:

  • Berusia lebih dari 45 tahun.
  • Pengidap infeksi saluran kemih yang bersifat kambuhan.
  • Tidak diberikan vaksin gondong (vaksin MMR).
  • Penggunaan kateter dalam jangka waktu lama.
  • Terlahir dengan saluran kemih yang tidak normal.
  • Pernah menjalani operasi yang melibatkan saluran kemih atau organ kelamin.

Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan orang semakin berisiko terkena orchitis yang ditularkan melalui hubungan seksual adalah:

  • Pernah atau sedang mengidap penyakit menular seksual.
  • Berganti-ganti pasangan.
  • Sering melakukan kegiatan seksual yang beresiko terkena infeksi, termasuk tanpa kondom.
  • Berhubungan seksual dengan pengidap penyakit menular seksual.

 

 

Bagaimana Cara Pengobatan Orchitis ?

Penyakit orchitis bisa disembuhkan dan termasuk mudah dalam penanganannya asalkan mendapat perawatan yang cepat, tepat dan tidak terlambat. Jika anda mengidentifikasi gejala-gejala orchitis seperti yang disebutkan diatas segeralah berobat dan konsultasi dengan Dokter Ahli Andrologi. 
Jangan mengulur waktu Anda jika harus kembali memeriksakan kondisi penyakit Anda ke Dokter karena lama masa pengobatan tergantung pada kondisi penyakit dan metabolisma tubuh Anda.

 

konsultasi-dokter

" Jika anda mengalami keluhan diatas, untuk informasi lebih lanjut dan jelas silahkan konsultasi langsung dengan kami di klik chat " KONSULTASI DOKTER ONLINE" dibawah ini atau segera menghubungi kami secara langsung via SMS ataupun Telepon. Terima kasih. "
 

 Klik disini untuk konsultasi pasien perlu Rawat Inap atau tidak <<<