VAGINITIS

disclaimer: hasil berbeda-beda tergantung individu 

Bagi Anda yang senantiasa dalam rutinitas tanggung jawab pekerjaan di rumah ataupun di kantor tentunya sangat menderita jika Anda alami hal satu ini sehingga membuat Anda tidak nyaman bergerak dan beraktivitas normal seperti biasanya, oleh karenanya jangan ragu atau malu untuk segera memeriksakan keluhan Anda tsb kepada kami Klinik Apollo dimana Anda merasa terjaga privacy dan segera dapatkan solusi kesembuhannya. 
Untuk itu Anda kenali terlebih dahulu 
Apa Itu Vaginitis?

Vaginitis adalah infeksi atau inflamasi yang terjadi pada vagina. Kondisi ini umumnya disertai dengan indikasi yang meliputi munculnya keputihan abnormal, iritasi atau gatal-gatal pada vagina, rasa sakit saat berhubungan seks atau buang air kecil, serta flek atau pendarahan ringan.
 

 Klik disini untuk mengetahui berapa lama pengobatan Vaginitis <<<

Bagaimana Gejala Vaginitis?

 Klik disini untuk Konsultasi Biaya Pengobatan Vaginitis <<<  

 

TAHUKAH ANDA ?
Vaginitis adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan rasa gatal atau terbakar pada vagina, yang disertai oleh sekret vagina dengan warna atau bau yang abnormal karena ada peradangan pada vagina. Vaginosis Bakterialis disebabkan karena ketidakseimbangan bakteri normal di dalam vagina akibat merokok, penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim dan penggunaan penyemprot vagina. Keadaan ini menyebabkan sekret vagina berwarna putih-keabuan berbau amis.Vaginitis atropikans disebabkan oleh penurunan hormon estrogen wanita setelah menapouse yang membuat lapisan vagina menjadi tipis dan kering, sehingga menjadi rentan terhadap iritasi. Ada 6 tipe yang berbeda dari vaginitis tergantung dari penyebabnya. Diantaranya sebagai berikut :

disclaimer: hasil berbeda-beda tergantung individu 

Apa Penyebab Vaginitis?

  • Infeksi jamur atau bakteri. Pada kondisi normal, vagina memang memiliki sebagian kecil sel-sel jamur atau bakteri tanpa menyebabkan gangguan apapun. Tetapi infeksi akan terjadi jika jamur atau bakteri tersebut berkembang biak tanpa terkendali.
  • Penyakit menular seksual, seperti trikomoniasis, chlamydia (klamidia), dan herpes genital.
  • Iritasi akibat bahan-bahan kimia, misalnya karena kandungan sabun, pewangi pakaian, atau kondom yang memicu reaksi alergi.
  • Membasuh bagian dalam vagina.
  • Atrofi vagina, yaitu penipisan dinding vagina karena penurunan kadar estrogen setelah menopause.
 

Apa Bahaya Vaginitis?

Bisa menginfeksi organ reproduksi lainnya sehingga menimbulkan penyakit ginekologi lainnya seperti ;

 Klik disini untuk mengobati penyakit Vaginitis <<<  

" Jika Anda mengalami keluhan diatas, untuk informasi lebih lanjut dan jelas silahkan konsultasi langsung dengan kami di klik chat " KONSULTASI DOKTER ONLINE" dibawah ini atau segera menghubungi kami secara langsung via SMS ataupun Telepon. Terima kasih. "
 
konsultasi-dokter