Pria Alami Lemah Syahwat Apakah Masih Bisa Diobati?

Lemah syahwat atau impotensi yaitu penis seorang pria yang tidak cukup keras untuk melakukan hubungan seksual. Pria tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Bisa juga kondisi ini disebut dengan disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi tidak sama dengan ejakulasi dini. Kondisi ini apakah bisa ditangani?

konsultasi

Apa Yang Dimaksud Dengan Lemah Syahwat?

Lemah syahwat atau impotensi adalah masalah umum diantara pria yang ditandai dengan ketidakmampuan secara konsisten untuk mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual atau ketidakmampuan untuk mencapai ejakulasi atau ke 2 nya. Impotensi dapat bervariasi dan dapat melibatkan ketidakmampuan secara total untuk mencapai ereksi atau ejakulasi. Kondisi ini adalah kemampuan yang tidak konsisten untuk melakukan atau kecenderungan untuk mempertahankan ereksi yang sangat singkat.

konsultasi

Apa Yang Menyebabkan Kondisi Ini?

Penyebab utama lemah syahwat atau impotensi dapat termasuk :

• Penyakit Pembuluh Darah

Ereksi terjadi ketika darah terkumpul di batang penis. Penyakit pembuluh darah dapat membatasi jumlah darah yang mengalir atau tetap berasa di penis. Ke 2 nya dapat menyebabkan masalah dengan ereksi. Penyakit pembuluh darah adlaha penyebab medis paling umum dari impotensi.

Baca Juga : Klinik Impotensi Jakarta Yang Tepat Dan Terjamin

konsultasi

• Kerusakan Saraf

Saraf harus bekerja secara normal agar pria mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Saraf dapat rusak oleh diabetes (kencing manis), multiple sclerosis, pembedahan prostat atau kerusakan pada sumsum tulang belakang.

• Faktor Psikologis

Masalah psikologis seperti depresi, kecemasan, rasa bersalah atau ketakutan terkadang dapat menyebabkan masalah seksual. Pada suatu waktu, faktor-faktor ini dianggap sebagai penyebab utama impotensi. Dokter mengetahui faktor fisik penyebab impotensi pada sebagian besar pria dengan masalah tersebut. Namun rasa malu atau kecemasan kinerja dapat membuat masalah fisik menjadi lebih buruk.

konsultasi

• Obat-Obatan

Pada kebanyakan obat-obatan dapat menyebabkan masalah dengan fungsi seksual. Termasuk obat-obatan untuk tekanan darah tinggi, depresi, penyakit jantung dan kanker prostat.

• Masalah Hormon

Kadar hormon tertentu yang tidak normal (abnormal) dapat mengganggu ereksi dan dorongan seksual. Masalah hormon seperti tingkat hormon testosteron yang rendah adalah penyebab impotensi yang jarang.

lemah syahwat

Kenali Gejala Lemah Syahwat Pada Pria

Pria dengan impotensi memiliki masalah ereksi atau kesulitan dalam mempertahankannya. Biasnaya dapat mengganggu aktifitas seksual. Impotensi dapat terjadi secara tiba-tiba atau bertahap. Beberapa pria perlahan-lahan kehilangan kekencangan ereksi atau berapa lama ereksinya dapat berlangsung. Pada pria lain terutama dengan impotensi sebagian besar disebabkan oleh faktor psikologis, masalahnya dapat terjadi tanpa terduga. Dan dapat meningkat kapan saja. Pria dengan impotensi dapat terus mengalami orgasme dan ejakulasi normal tanpa ereksi yang penuh.

konsultasi

Bagaimana Kondisi Ini Didiagnosis?

Dokter akan menanyakan mengenai riwayat kesehatan. Untuk mengetahui kondisi medis yang menyebabkan lemah syahwat. Kemungkinan termasuk gangguan vaskular, neurologis dan hormonal. Gangguan pembuluh darah dapat mempengaruhi seluruh tubuh. Pada kebanyakan pria yang memiliki lemah syahwat karena penyakit pembuluh darah juga memiliki riwayat penyakit jantung, stroke atau sirkulasi yang buruk pada kaki.

Masalah neurologis dapat berkontribusi pada kondisi ini pada pria dengan riwayat diabetes (kencing manis) dan cedera tulang belakang. Selain itu juga dapat menyebabkan gejala di bagian lain dari tubuh. Pada pria dengan kadar hormon abnormal (tidak normal), gairah seksual yang berkurang sering menyertai kondisi ini.

Dokter meninjau obat-obatan yang dikonsumsi. Termasuk produk bebas dan obat-obatan herbal. Selain itu juga dapat menanyakan mengenai kehidupan seksualnya dan mengenai kualitas hubungan seksualnya. Pemeriksaan untuk mencari bukti masalah medis ini mencakup pemeriksaan penis dan testis. Darah kemungkinan diuji atau dites untuk gula darah, kolesterol dan kadar hormon tertentu.

Terkadang dokter dapat melakukan tes atau pengujian tambahan. Salah 1 tes atau pengujian untuk penis nokturnal. Ini adalah cara untuk menentukan seringnya mengalami ereksi saat tidur. Tes atau pengujian lain kemungkinan dilakukan adalah USG doppler dari pembuluh darah di penis. Tes atau pengujian ini dapat mengukur baiknya darah yang mengalir di penis.

konsultasi

Cara Tepat Dalam Mengobati Lemah Syahwat

Ada banyaknya pengobatan efektif untuk lemah syahwat. Pengobatannya dapat bekerja pada kebanyakan pria, akan tetapi kurang efektif pada pria dengan penyebab impotensi neurologis. Pengobatan umumnya aman, akan tetapi selalu tinjau risikonya dengan dokter. Pengobatan dapat berinteraksi dengan pengobatan lain dan menyebabkan tekanan darah rendah dan berbahaya.

Efek samping yang paling mengkhawatirkan adalah munculnya secara tiba-tiba pada penglihatan atau gangguan pendengaran. Ini terjadi sangat jarang akan tetapi membutuhkan perhatian medis sesegera mungkin. Pengobatan dapat menyebabkan efek samping lain seperti kemerahan dan sakit kepala.

Jika pengobatan tidak berfungsi atau tidak dapat digunakan karena efek samping potensial, dokter dapat merekomendasikan terapi lain. Pengobatan lain kemungkinan dapat menyebabkan darah mengalir lebih bebas di penis yang menyebabkan ereksi. Pengobatan tersebut dapat melalui intravena ke penis atau dengan dimasukkan ke dalam lubang penis.

Untuk lebih jelas mengenai pengobatan lemah syahwat. Lakukan pengobatan di Klinik Apollo. Dokter akan menjelaskan secara penuh setelah melakukan konsultasi terlebih dahulu. Karena pengobatan seseorang berbeda-beda tergantung kondisi dan tingkat keparahannya. Untuk info hubungi kami di kontak 081233881616 atau dibawah ini.

Baca Juga : Jenis Keluhan Yang Di Tangani Dokter Andrologi

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.