Penanganan Testis Besar Sebelah Pada Bayi

Di tengah rasa haru biru saat kelahiran bayi laki-laki, mungkin Anda sering mengabaikan masalah yang sederhana, yakni testis besar sebelah pada bayi Anda. Kondisi tersebut disebabkan karena testis yang tidak turun, dan harus segera diatasi. Penelitian menemukan korelasi antara testis yang tidak turun pada anak laki-laki dengan kondisi kesehatan yang cukup mengkhawatirkan di kemudian hari.

konsultasi

Mengapa Testis Besar Sebelah Pada Bayi?

Testis yang tak turun sebenarnya kondisi yang umum terjadi pada banyak kalangan dari bayi pria yang baru lahir. Ibu yang melahirkan bayi laki-laki bisa mengenali kondisi tersebut ketika tampak testis besar sebelah atau mempunyai satu bahkan keduanya yang hilang dari skrotum mereka.

Kondisi tersebut terjadi karena testis tidak tumbuh di bagian luar, namun berkembang di perut sang bayi yang masih dalam rahim. Testis yang tidak turun terjadi ketika bagian tersebut tidak tumbuh dengan benar.

Kondisi ini memang sering terjadi kepada bayi laki-laki yang baru lahir, mereka mempunyai testis yang tumbuh di skrotum sejak awal. Bagian lainnya, bisa mengalami hal tersebut selama beberapa bulan kemudian, setelah ia lahir.

Namun bagi bayi yang testikelnya tidak turun atau tak tumbuh di skorotum sama sekali, bisa saja lebih beresiko mengalami masalah serius lainnya ketika mereka tumbuh dewasa. Saat ini, sebuah sumber bahkan memberi peringatan bahwa menunda operasi untuk perbaiki masalah tersebut, bisa meningkatkan resiko pada kesehatan yang lebih serius pada anak laki-laki ketika mereka tumbuh dewasa nanti.

Nah bagi anak laki-laki dengan testis besar sebelah, testis mereka tetap akan berada pada tubuh. Artinya, testis Anda dalam kondisi suhu yang panas dan mengakibatkan sel sperma mereka berisiko lebih tinggi mengalami penyimpangan genetic serta cedera sel. Seiring berjalannya waktu, kondisi tersebut bisa menyebabkan kanker testis dan masalah pada infertilitas.

konsultasi

testis besar sebelah

Kapan Masalah Testis Pada Bayi Harus Ditangani?

Ahli medis menyarankan untuk melakukan operasi yang dikenal dengan orkidopeksi ketika bayi berusia 18 bulan. Proses ini merupakan prosedur ketika dokter memindahkan testis yang tidak turun ke dalam skrotum. Namun para peneliti telah menemukan bahwa banyak operasi tidak terjadi dalam rentan waktu tersebut.

konsultasi

Testis Bayi Besar Sebelah Sulit Didiagnosis

Memang tidak mudah untuk mengetahui apakah testis besar sebelah pada bayi atau justru tidak bermasalah sama sekali. Bayi harus diperiksa secara berkala terlebih dahulu untuk mengetahui masalah tersebut, termasuk pada 24 jam pertama setelah kelahiran. Namun mereka mengakui bahwa butuh keterampilan untuk melakukan dignosa yang benar.

Salah satu alasan mengapa hal tersebut sulit, sebab ukuran testis bayi yang baru lahir jauh lebih kecil dibandingkan remaja atau pria dewasa. Selain itu, terdapat beberapa asumsi lain mengapa testis tidak terlihat pada bayi baru lahir. Faktor lain ini juga membuat diagnose testis yang tidak menurun menjadi lebih sulit.

Contohnya, kadang saluran sperma berkembang lebih lambat dari pada pertumbuhan tubuh lainnya. Jika hal ini terjadi, saluran sperma tidak panjang dan bisa menarik testis kembali dalam tubuh. Ibu yang melahirkan secara prematur juga harus mewaspadai hal tersebut.

Kami Klinik Apollo akan membantu atasi semua masalah Anda, konsultasikan semua masalah Anda bersama kami di nomor 081233881616 untuk memperoleh penanganan terbaik. Demikian kami sampaikan mengenai testis besar sebelah, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Apa Yang Menyebabkan Timbulnya Penyakit Bph?

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.