Fimosis Adalah Kelainan Pada Penis Yang Tidak Disunat

Fimosis adalah kondisi yang mengakibatkan ketidaknyamanan, kondisi ini tidak dapat mengancam jiwa. Gejala fimosis mudah diobati dan tanpa efek samping yang bertahan lama. Ada beberapa kulup yang ketat dapat mendorong tumor untuk berkembang di penis, meskipun tes atau pengujian lebih lanjut diperlukan juga.

konsultasi

Pengertian Tentang Fimosis Adalah

Fimosis adalah suatu kondisi dimana kulit khatan terlalu ketat untuk ditarik kembali ke kepala atau kelenjar penis. Pada kebanyakan bayi dan balita yang belum disunat akan mengalami fimosis atau kulit khatan yang tidak dapat ditarik kembali. Karena kelenjar dan kulit khatan tetap terhubung selama beberapa tahun pertama. Pada orang dewasa, ada sejumlah faktor risiko dan penyebab fimosis meskipun hanya cenderung menjadi masalah jika menyebabkan gejala.

konsultasi

Penyebab Utama Fimosis Adalah

Fimosis hanya mempengaruhi pria yang tidak disunat dan lebih sering terjadi pada pria. Fimosis adalah kondisi normal pada bayi dan balita yang belum disunat, karena kulupnya masih melekat pada kelenjar. Kondisi ini akan mulai terlepas secara alami antara usia 2 tahun hingga 6 tahun, meskipun kemungkinan dapat terjadi dikemudian hari.

Kondisi ini dapat terjadi hingga usia sekitar 10 tahun pada beberapa anak laki-laki. Kulit khatan dapat ditarik kembali ke belakang kelenjar pada anak laki-laki yang berusia 1 tahun dan pada kebanyakan dapat ditarik pada usia 3 tahun. Fimosis juga akan terjadi pada remaja dengan usia 16 tahun hingga 18 tahun. Fimosis dapat terjadi pada laki-laki dewasa seperti :

konsultasi

• Infeksi saluran kemih (ISK) berulang.
• Infeksi kulup.
• Penanganan yang kasar pada kulup secara berulang.
• Trauma kulup.

Pada orang dewasa, faktor risiko untuk fimosis adalah termasuk infeksi menular seksual (IMS). Fimosis adalah dapat disebabkan oleh kondisi kulit juga seperti :

• Eksim yaitu kondisi pada jangka panjang yang menyebabkan kulit menjadi gatal, memerah, kering dan pecah-pecah.

• Psoriasia adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak kulit menjadi memerah, bersisik dan berkerak.

• Lichen planus yaitu ruam yang gatal yang dapat mempengaruhi berbagai area ditubuh dan tidak menular.

• Lichen sclerosis yaitu kondisi yang menyebabkan jaringan parut pada kulup yang dapat menyebabkan fimosis kemungkinan disebabkan oleh iritasi urine.

fimosis adalah

Beberapa Gejala Pria Dengan Fimosis

Fimosis tidak selalu mengarah pada gejala. Namun ketika terjadi, kemungkinan termasuk kemerahan, terasa nyeri atau bengkak. Kulit khatan yang kencang dapat mengganggu saluran urine yang normal. Dalam kasus yang parah, dapat mencegah seseorang untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya.

Fimosis dapat menyebabkan peradangan pada penis yang disebut balanitis atau peradangan pada kelenjar dan kulit khatan yang disebut balanoposthitis. Ke 2 kondisi ini cenderung disebabkan oleh kebersihan yang buruk. Saat berhubungan seksual, fimosis dapat meneybabkan rasa sakit, kulit membelah atau kurangnya sensasi. Mengenakan kondom dan menggunakan pelumas dapat membuat hubungan intim lebih nyaman.

konsultasi

Bagaimana Cara Mendiagnosis Fimosis Adalah?

Dokter biasanya menanyakan riwayat lengkap seseorang tersebut mengenai infeksi penis sebelumnya atau cedera yang kemungkinan dialami. Selain itu juga menanyakan mengenai dampak gejala apapun pada aktifitas seksual. Pemeriksaan fisik akan mencakup penis dan kulup. Dokter dapat menyarankan tes atau pengujian urine untuk memeriksa infeksi urine atau swab dari area kulup untuk pemeriksaan bakteri. Fimosis adalah faktor risiko untuk diabetes tipe 2. Seseorang yang mengalami kulup ketat kemungkinan harus melakukan tes atau pengujian darah dan urine untuk memeriksa kadar gula darahnya.

konsultasi

Cara Tepat Menangani Fimosis Pada Pria

Pemilihan pengobatan untuk fimosis adalah tergantung pada gejala yang terjadi. Sebagian besar kasus ini udah diobati dengan kebersihan dan pengobatan terbaik. Pada sebagian orang disarankan untuk membersihkan penis setiap harinya dengan air yang hangat dan mengeringkannya dengan lembut untuk meningkatkan kebersihan.

Usahakan hindari penggunaan sabun, mandi busa atau shampoo pada alat kelamin dan keringkan dibawah kulit khatan setelah kencing. Dokter kemungkinan merekomendasikan penggunaan pengobatan steroid untuk membantu iritasi. Jika balanoposthitis disebabkan oleh infeksi jamur atau infeksi bakteri kemungkinan memerlukan pengobatan antijamur atau pengobatan antibiotik.

Dalam kebanyakan balanitis atau balanoposthitis yang parah atau berulang (kambuh), dokter dapat merekomendasikan untuk mengobati fimosis. Pengobatan streroid untuk membantu melembutkan kulup dan membuatnya lebih mudah untuk ditarik atau operasi kemungkinan menjadi pilihan. Dokter biasanya menyarankan untuk sunat, dimana sebagian kulup di hilangkan meskipun prosedur ini berisiko perdarahan dan infeksi.

Suatu operasi untuk melepaskan secara bedah area dimana kulit khatan menempel pada kelenjar juga kemungkinan. Kondisi ini akan menjaga kulup, akan tetapi tidak mencegah fimosis terjadi lagi. Segera lakukan konsultasi dengan dokter di Klinik Apollo, selain itu lakukan pemeriksaan juga. Hubungi kontak kami di 081233881616 atau layanan dibawah ini.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.