Manfaat Sunat Untuk Kesehatan

Sunat atau khitan, atau dalam bahasa kesehatan disebut sirkumsisi tidak mempengaruhi keseburan atau mengurangi kenikmatan berhubungan seksual. Bahkan pada kenyataannya, sunat ini memiliki beberapa manfaat perlindungan dari penyakit menular seksual dan infeksi saluran kemih.

Sunat adalah proses pelepasan kulup atau kulit yang menyelimuti ujung penis. Khitan atau sirkumsisi sudan bisa dilakukan saat anak laki – laki masih di bangku sekolah dasar. Yang jelas semakin bertambah umur anak laki – laki atau pria yang disunat, semakin besar juga resiko dan tingkat kerumitannya.

Bagaimana bisa sunat itu perlu?

Dalam pandangan medis, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan orang yang bersunat, antara lain :

  • mengurangi resiko infeksi penyakit saluran menular seperti human papilloma virus (HPV) dan penyakit menular seperti herpes atau sipilis. Meski demikian pria yang sudah disunat pun harus tetap melakukan hubungan seksual yang sehat dan aman.
  • mencegah terjadinya penyakit pada penis seperti nyeri pada kepala atau kulup penis yang disebut fimosis. Kondisi seperti ini kulup penis yang tidak disunat sulit untuk ditarik dan dapat menyebabkan radang pada kepala penis yang disebut balanitis.
  • mengurangi resiko infeksi saluran kemih yang dapat merujuk kepada masalah ginjal. Infeksi umum lebih sering terjadi pada orang yang tidak disunat.
  • mengurangi resiko kanker penis.
  • mengurangi resiko kanker serviks pada pasanagan. Resiko kanker serviks menurun pada wanita yang pasangannya telah menjalani prosedur sirkumsisi.
  • membuat kesehatan penis lebih terjaga. Penis yang telah disunat lebih mudah dibersihkan sehingga kesehatannya lebih terjamin dibandingkan dengan yang tidak.

Penanganan Pasca Sunat atau Sirkumsisi.

Jika sunat sudah dilakukan, hindari melakukan kegiatan berat seperti latihan beban, diving, jogging, atau kebut – kebutan naik motor. Ada beberapa hal yang harus diingat bahkan dianjurkan untuk diperhatikan oleh orang yang baru dikhiran agar luka menjadi cepat kering atau sembuh, yaitu:

  1. Setelah sunat, umumnya penis berwarna merah, memar, dan bahkan bengkak. Luka sunat pada bayi memerlukan waktu sekitar 10 hari untuk penyembuhan. Sedangkan luka pada anak – anak dan pria dewasa memerlukan sekitar 1 bulan untuk sembuh.
  2. Pemulihan setelah sirkumsisi akan lebih nyaman jika pasien tidak mengenakan celana dalam dan menggunakan celana yang longgar atau sarung. Anda juga memerlukan petroleum jelly pada ujung penis setelah sirkumsisi untuk mencegah menempelnya penis di celana.
  3. Rutin kontrol ke dokter untuk merawat luka. Tetap pastikan kebersihan alat kelamin unutk menghindari infeksi. Anda boleh mandi setelah diperbolehkan dokter, namun hindari mandi berendam.
  4. Pasien bisa mengkonsumsi obat pereda rasa sakit untuk mengurangi nyeri. Namun pastikan anak di bawah 16 tahun mengkonsumsi paracetamol atau ibuprofen, dan aspirin dilarang untuk diberikan pada anak. Pemberian antibiotik jika diperlukan.
  5. Hingga rasa nyerinya mereda, anak yang telah dikhitan tidak dianjurkan mengendarai sepeda atau mainan serupa.
  6. Pria dewasa yang melakukan sirkumsisi tidak dianjurkan berhubungan seksual hingga luka sepenuhnya sembuh. Biasanya sekita 4 – 6 minggu.

Resiko Sunat

Mesiko banyak manfaat, sunat tetap mengandung resiko seperti pada proses bedah lainnya. Efek sampingnya berupa :

  • Pendarahan
  • Infeksi pada luka
  • Gangguan pada saluran kemih
  • Kulit kulup mungkin terpotong terlalu pendek atau terlalu panjang
  • Sisa kulup dapat menempel kembali ke ujung penis sehingga perlu operasi kecil sebagai penanganan
  • Servisitas pria yang telah disunat berkurang, sehingga dapat berpengaruh pada hubungan seksual
  • Sunat dapat menjadi tindakan berbahaya jika diterapkan pada pasien dengan gangguan pembekuan darah.

Disarankan segera menemui dokter atau pergi ke unit gawat darurat di rumah sakit terdekat jika setelah disunat terjadi hal berikut pada Anda atau buah hati :

  • Pendarahan tidak berhenti
  • Dari ujung penis keluar cairan bernanah atau berbau busuk
  • Dua belas jam setelah sunat, urine tidak dapat keluar seperti biasa.
  • Hingga beberapa hari setelah sunat, proses buang air kecil masih aja terasa menyakitkan
  • Setelah dua minggu penis masih bengkak
  • Demam

Sunat atau khiat atau sirkumsisi yang dilakukan segera setalah lahir, meninggu hingga sekolah atau tidak disirkumsisi sama sekali, semuanya kembali pada pendapat masing – masing. Diskusikan terlebih dahulu dengan tenaga ahli keseatan jika Anda masih mempunyai keraguan atau pertanyaan mengenai sunat itu sendiri.