Benarkah Sistitis Penyakit Kronik Dan Berulang?

Sistitis atau penyakit infeksi kandung kemih merupakan sebuah kondisi kandung kemih atau uretra mengalami peradangan. Infeksi kandung kemih bisa disebabkan oleh bakteri E.Coli. Kondisi ini tentunya akan mengganggu kegiatan sehari-hari, bahkan jika tidak ditangani bisa menyebabkan komplikasi pada bagian organ tubuh lain seperti ginjal.

konsultasi

Apakah Sistitis Penyakit Kronik Dan Berulang?

Infeksi kandung kemih pada umumnya disebabkan oleh bakteri dari luar yang masuk ke dalam kandung kemih melalui uretra dan berkembang di dalam sana. Kondisi ini merupakan masalah yang sering terjadi, khususnya pada kalangan wanita. Hal tersebut disebabkan uretra pada wanita lebih dekat dengan anus dibandingkan pria. Namun bukan berarti pria tidak bisa alami kondisi ini.

Walaupun sudah diobati, penyakit sistitis bisa sembuh kembali dan menjadi kronis atau cukup sulit disembuhkan. Hal ini disebabkan karena sistitis menyerang kalangan yang mempunyai daya tahan tubuh rendah seperti pengidap Aids, diabetes, dan orang yang kurang perhatikan kebersihan organ intim.

Tak ada salahnya menghindari beberapa faktor yang dapat meningkatkan seseorang mengalami infeksi kandung kemih atau sistitis, diantaranya :

sistitis

1. Hubungan Intim

Bakteri penyebab penyakit sistitis bisa menular melalui hubungan seksual, hindari berganti-ganti pasangan ketika berhubungan intim. Selain itu, menggunakan kondom bisa digunakan untuk cegah kondisi sistitis.

2. Penggunaan Kateter

Penggunaan kateter dalam waktu yang panjang bisa menyebabkan seseorang mengalami infeksi kandung kemih.

konsultasi

3. Penggunaan produk pembersih organ intim

Menjaga kebersihan organ genital sangat diperlukan, gunakan bahan-bahan alami ketika akan membersihkan organ genital Anda. Penggunaan bahan kimia seperti pembersih kewanitaan bisa menyebabkan iritasi dan infeksi kandung kemih.

4. Jarang membersihkan organ intim

Sebaiknya Anda rutin membersihkan area genital tersebut, perhatikan juga cara membersihkan organ intim dengan benar. Bersihkan dari depan ke belakang atau anus. Jangan lakukan sebaliknya, sebab bisa meningkatkan perpindahan bakteri dari anus ke organ intim.

konsultasi

Gejala Sistitis Pada Kalangan Wanita

Sebaiknya Anda ketahui tanda dan gejala yang ditimbulkan dari kondisi infeksi kandung kemih untuk penanganan sejak dini. Namun perlu dipahami dengan baik, gejala sistitis pada kalangan dewasa dan anak-anak berbeda.

Kalangan dewasa yang mengalami infeksi kandung kemih akan merasakan nyeri ketika buang air kecil, tidak hanya itu saja, pada umumnya kondisi ini diikuti dengan tubuh yang demam dan lemas. Selain itu, frekuensi buang air kecil lebih meningkat dari biasanya, namun urin yang Anda keluarkan hanya sedikit.

Meskipun urin yang dikeluarkan sedikit, namun pengidap sistitis mengalami urin yang berwarna pekat dan aroma khas yang cukup tajam. Terkadang, urin juga bercampur dengan darah.

Sedangkan pada anak-anak, selain merasa nyeri ketika buang air kecil, mereka lebih sering mengompol, bahkan siang hari sekalipun. Nafsu makan menjadi berkurang, muntah dan tubuh menjadi lemas. Ini merupakan salah satu tanda dan gejala infeksi kandung kemih kepada anak-anak.

Anda sebaiknya hindari menahan buang air kecil dan menggunakan pakaian dalam dengan bahan katun untuk mencegah penyakit infeksi kandung kemih atau sistitis. Jika Anda mengalami gangguan kesehatan di bagian genital, bisa diskusikan kepada dokter.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap anda bisa konsultasikan bersama kami di Klinik Apollo Jakarta terbaik dan terpercaya. Dokter yang akan menangani pasien sudah ahli dalam bidangnya. Untuk melakukan reservasi, Anda bisa hubungi nomor 081233881616. Demikian kami sampaikan mengenai artikel mengenai sistitis, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Penyebab Utama Sistitis Akut Pada Ibu Hamil

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.