Cystitis Adalah Gejala Nyeri Saat Berkemih

Cystitis adalah peradangan kandung kemih. Peradangan cystitis adalah bagian tubuh yang teriritasi dan berwarna merah, atau bengkak. Dalam kebanyakan kasus, penyebab cystitis adalah infeksi saluran kemih (ISK). ISK terjadi ketika bakteri memasuki kandung kemih atau uretra yang mulai berkembang biak. Ini juga bisa terjadi dengan bakteri alami di tubuh yang menjadi tidak seimbang. Bakteri ini menyebabkan infeksi dan menyebabkan peradangan.

Cystitis tidak selalu berasal dari infeksi. Misalnya, obat-obatan tertentu dan produk-produk kebersihan juga dapat menyebabkan peradangan. Pengobatan untuk cystitis adalah tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Sebagian besar kasus cystitis akut, terjadi secara tiba-tiba. Kasus cystitis interstisial kronis atau jangka panjang. Cystitis dapat menyerang siapa saja, akan tetapi paling sering terjadi pada wanita.

konsultasi

Pengertian Cystitis Adalah

Cystitis adalah peradangan kandung kemih. Sebagian besar waktu, peradangan disebabkan oleh infeksi bakteri dan itu disebut infeksi saluran kemih (ISK). Infeksi kandung kemih bisa menyakitkan dan mengganggu serta bisa menjadi masalah kesehatan yang serius jika infeksinya menyebar ke ginjal. Cystitis juga dapat terjadi sebagai komplikasi penyakit lain. Pengobatan yang biasa untuk cystitis bakteri adalah pengobatan antibiotik. Pengobatan untuk jenis cystitis lain tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Penyebab Utama Cystitis Adalah

Semua sistem kemih memainkan peran dalam menghilangkan kotoran dari tubuh. Ginjal adalah sepasang organ yang terletak di bagian belakang perut bagian atas yang menyaring kotoran dari darah dan mengatur konsentrasi banyak zat. Tabung yang disebut ureter membawa urine dari ginjal ke kandung kemih, di mana dapat disimpan hingga keluar dari tubuh melalui uretra.

Baca Juga : Benarkah Sistitis Penyakit Kronik Dan Berulang?

konsultasi

1. Cystitis Bakteri

ISK biasanya terjadi ketika bakteri di luar tubuh memasuki saluran kemih melalui uretra dan mulai berkembang biak. Sebagian besar kasus cystitis disebabkan oleh jenis bakteri Escherichia coli (E. coli). Infeksi bakteri kandung kemih dapat terjadi pada wanita sebagai akibat dari hubungan seksual. Akan tetapi bahkan wanita yang tidak aktif secara seksual akan rentan terhadap ISK yang lebih rendah karena area genital wanita sering mengandung bakteri yang dapat menyebabkan sistitis.

2. Cystitis Tidak Menular

Meskipun infeksi bakteri adalah penyebab paling umum dari cystitis, sejumlah faktor tidak menular juga dapat menyebabkan kandung kemih menjadi meradang. Beberapa contoh termasuk penyebab cystitis adalah :

konsultasi

• Cystitis interstitial yaitu penyebab peradangan kandung kemih kronis yang disebut sindrom kandung kemih yang menyakitkan dan tidak jelas. Sebagian besar kasus didiagnosis pada wanita. Kondisi ini bisa sulit untuk didiagnosis dan diobati.

• Cystitis yang diinduksi oleh obat-obatan tertentu, terutama obat-obatan kemoterapi yang dapat menyebabkan peradangan pada kandung kemih ketika komponen-komponen obat yang rusak keluar dari tubuh.

• Cystitis radiasi atau pengobatan radiasi pada area panggul (pelvic) yang dapat menyebabkan perubahan inflamasi pada jaringan kandung kemih.

• Cystitis benda asing atau penggunaan kateter dalam jangka panjang dapat membuat rentan terhadap infeksi bakteri dan kerusakan jaringan, yang keduanya dapat menyebabkan peradangan.

• Cystitis kimia yaitu beberapa orang kemungkinan hipersensitif terhadap bahan kimia yang terkandung dalam produk-produk tertentu, seperti busa, spray kebersihan wanita dan kemungkinan mengembangkan reaksi tipe alergi di dalam kandung kemih serta menyebabkan peradangan.

• Cystitis yang terkait dengan kondisi lain. Cystitis terkadang dapat terjadi sebagai komplikasi dari kelainan lain, seperti diabetes (kencing manis), batu ginjal, prostat yang membesar (BPH) atau cedera tulang belakang.

cystitis adalah

Tanda Utama Cystitis Yang Harus Diketahui

Tanda dan gejala cystitis adalah sebagai berikut :

• Keinginan yang kuat dan gigih untuk kencing.
• Sensasi terbakar saat kencing.
• Sering kencing.
• Darah dalam urine (hematuria).
• Urine yang mengalir berawan atau berbau kuat.
• Ketidaknyamanan pada panggul (pelvic).
• Perasaan tertekan di perut bagian bawah.
• Demam ringan.

konsultasi

Bagaimana Cystitis Didiagnosis?

Jika memiliki gejala cystitis, konsultasikan dengan dokter sesegera mungkin. Selain mengkonsultasikan mengenai tanda dan gejala serta riwayat kesehatan, dokter juga dapat merekomendasikan tes atau pengujian tertentu, seperti :

• Analisis urine yaitu untuk mengetahui infeksi kandung kemih, kemungkinan sampel urine untuk ditentukan adanya bakteri, darah atau nanah dalam urine. Jika terdapat, maka dapat melakukan kultur bakteri urine.

• Sistoskopi, selama tes atau pengujian ini, dokter memasukkan Cystoscope atau tabung tipis melalui uretra ke dalam kandung kemih untuk melihat saluran kemih dan untuk melihat tanda-tanda penyakit.

• Dengan menggunakan Cystoscope, dokter juga dapat mengambil sampel kecil jaringan (biopsi) untuk analisis di laboratorium. Akan tetapi tes atau pengujian ini kemungkinan besar tidak diperlukan jika ini adalah pertama kalinya memiliki tanda atau gejala cystitis.

• Imaging biasanya tidak diperlukan, akan tetapi dalam beberapa kasus terutama ketika tidak ada bukti infeksi ditemukan maka tes atau pengujian ini kemungkinan membantu. Sebagai contoh, X-ray atau ultrasound dapat membantu menemukan penyebab potensial lain dari peradangan kandung kemih, seperti tumor atau kelainan struktural.

konsultasi

Bagaimana Cystitis Diobati Dengan Benar?

Cystitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri umumnya diobati dengan pengobatan antibiotik.Pengobatan untuk cystitis tidak menular tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Pengobatan antibiotik adalah pengobatan lini pertama untuk cystitis yang disebabkan oleh bakteri. Pengobatan yang digunakan tergantung pada kesehatan secara keseluruhan dan bakteri yang ditemukan dalam urin Anda.

• Infeksi pertama, gejalanya sering membaik secara signifikan dalam 1 hari atau lebih dari pengobatan antibiotik. Namun kemungkinan memerlukan pengobatan antibiotik selama 3 hari hingga 1 minggu, tergantung pada tingkat keparahan infeksinya.

• Infeksi berulang atau kekambuhan, jika memiliki ISK berulang atau kekambuhan, dokter dapat merekomendasikan pengobatan antibiotik yang lebih lama untuk evaluasi, untuk melihat adanya kelainan urologis yang dapat menyebabkan infeksi. Bagi sebagian wanita, melakukan pengobatan antibiotik dosis tunggal setelah melakukan hubungan seksual dapat membantu.

• Infeksi kandung kemih yang didapat dapat menjadi tantangan untuk diobati karena bakteri yang ditemukan seringkali kebal terhadap jenis pengobatan antibiotik yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi kandung kemih yang didapat. Untuk alasan itu, berbagai jenis pengobatan antibiotik dan pendekatan pengobatan yang berbeda mungkin diperlukan.

• Wanita dengan pascamenopause kemungkinan sangat rentan terhadap cystitis. Sebagai bagian dari pengobatan, dokter dapat merekomendasikan pengobatan hormon estrogen pervaginam dan pengobatan ini tidak dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya.

Pengobatan cystitis adalah pengobatan yang sangat mudah dilakukan jika dilakukan sesegera mungkin. Karena jika tidak segera diobati, kondisi ini akan berubah menjadi parah. Lakukan pengobatan di Klinik Apollo untuk lebih jelasnya. Hanya dengan menghubungi di nomor 081233881616 Anda sudah bisa melakukan pengobatan di Klinik Apollo. Atau bisa juga melalui layanan dibawah ini.

Baca Juga : Penyebab Utama Sistitis Akut Pada Ibu Hamil

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.