Jenis Dan Macam Macam Keputihan

Macam macam keputihan merupakan masalah umum bagi wanita, sekresi merupakan sesuatu yang wajar dan normal. Namun bisa menandakan sebuah bahaya pada kondisi kesehatan Anda. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui jenis keputihan normal dan perlu diwaspadai.

konsultasi

Bagaimana Jenis Dan Macam Macam Keputihan

Macam macam keputihan terdiri dari sekresi vagina dan lendir serviks. Kondisi tersebut merupakan salah satu fungsi tubuh normal dan menjaga vagina agar selalu sehat. Setiap wanita mempunyai kondisi keputihan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Namun terdapat beberapa jenis keputihan yang dianggap normal dan bisa mengindikasikan adanya infeksi, seperti apakah?

Pada umumnya, keputihan normal berwarna jernih atau putih dan tidak menimbulkan bau sama sekali. Teksturnya pun bervariasi, bisa tipis atau berserat atau berair. Tergantung pada waktu Anda memeriksanya. Volume pada macam macam keputihan juga bervariasi, misalnya Anda mengalami sedikit keputihan pada beberapa waktu atau sekresi tersebut keluar lebih banyak di hari-hari tertentu. Anda bisa juga tidak mengalaminya sama sekali.

Baca Juga : Penyebab Dan Cara Atasi Keputihan Kental

konsultasi

Jadi pada dasarnya keputihan normal memang bervariasi, sehingga sangat penting untuk mengetahui mana jenis yang normal atau sebaliknya. Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda perlu perhatikan konsistensi, warna, aroma dan cairannya.

Jenis keputihan yang normal pada umumnya berwarna putih ke kuning, teksturnya tebal sampai berlendir, semua tergantung pada kondisi kesehatan Anda dan waktu pemeriksaannya. Perlu dipahami dengan baik, serviks biasanya akan menciptakan 4 jenis lendir di vagina, berdasarkan waktu ovulasi.

macam macam keputihan

Berikut Jenis-Jenis Keputihan Yang Perlu Anda Ketahui

1. Keputihan bertekstur kering

Seperti namanya, jenis keputihan ini memang kering dan berwarna pucat. Anda mungkin merasakan bagian vulva menjadi sangat kering. Kondisi tersebut sebagian besar terjadi selama masa tidak subur dalam sebulan atau 7 hari sebelum atau sesudah siklus menstruasi Anda. Faktanya peluang kehamilan Anda cenderung menurun pada masa ini, bahkan jika Anda berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom.

konsultasi

2. Keputihan bertekstur creamy

Saat kadar estrogen mulai naik dalam tubuh, leher rahim akan menghasilkan banyak cairan. Pada kondisi tersebut vulva Anda terasa basah dan lengket. Anda mungkin mengalami keputihan yang basah dan lengket pada labia dalam beberapa waktu, antara ovulasi dan masa tidak subur. Misalnya, jika Anda mempunyai siklus selama 28 hari, Anda akan mengalami jenis keputihan normal antara 7 sampai 11 hari.

konsultasi

3. Keputihan bertekstur putih telur

Ketika Anda mendekati masa ovulasi, kalian akan mengalami cairan keputihan dengan tekstur licin yang sering disebut kebutuhan telur. Anda mungkin akan merasakan sensasi basah tepat di bagian vulva dengan keluarnya cairan seperti putih telur. Beberapa diantaranya mungkin mempunyai tekstur yang kasar.

Kondisi tersebut merupakan tanda ovulasi yang baik. Pada masa menstruasi yang pada umumnya terjadi selama 28 hari, Anda mungkin mengalami jenis keputihan tersebut di hari ke 12 dan 16. Jadi apabila Anda berencana untuk hamil dan mengalami jenis macam macam keputihan seperti ini, artinya saat yang tepat untuk mulai mencoba.

konsultasi

4. Keputihan seperti pelumas

Beberapa waktu sebelum masa ovulasi dimulai, cairan keputihan menjadi sangat licin. Lendir serviks menjadi seperti pelumas. Fakta menarik, hari terakhir Anda melihat jenis keputihan normal dan sebenarnya ini merupakan hari paling subur selama sebulan.

Jika Anda mengalami masalah keputihan abnormal yang mengganggu lakukan konsultasi bersama kami di Klinik Apollo untuk mendapatkan penanganan terbaik. Lakukan reservasi sekarang bersama kami di 081233881616. Demikian ulasan mengenai macam macam keputihan, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Ciri khas Keputihan Abnormal Bagi Wanita

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.