Penyebab Dan Cara Atasi Keputihan Kental

Keputihan kental merupakan sebuah masalah yang wajar dialami semua kalangan wanita. Tidak heran jika hampir seluruh kalangan mengenal dengan baik istilah keputihan. Bagaimana rasanya tidak nyaman ketika mengalami keputihan dan perasaan takut karena ada indikasi yang abnormal. Mengenai kondisi tersebut, sebenarnya ini terjadi tergantung dari kondisi tubuh, usia, kesehatan, serta kebersihan alat kelamin Anda.

Keputihan merupakan cara alami vagina mengeluarkan kotoran dan membersihkan diri secara mandiri. Biasanya, keputihan muncul dibarengi dengan munculnya sejumlah cairan dalam vagina berwarna putih kental. Namun ada beberapa jenis keputihan tidak normal yang muncul terlalu banyak, kantel, deras, bahkan menimbulkan bau tidak sedap.

konsultasi

Apa Saja Penyebab Keputihan Kental Pada Wanita

Mengenai keputihan kental yang tidak normal tersebut, terdapat beberapa penyebab utamanya, diantaranya yakni sebagai berikut.

1. Infeksi menular seksual

Jadi penyebab umum keputihan tidak normal yakni karena infeksi menular seksual. Jadi masalah ini diakibatkan oleh hubungan seksual yang tidak sehat, contohnya sering berganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman. Selain keputihan kental yang tak normal, hubungan seks tidak sehat juga dapat meningkatkan resiko menularnya penyakit lain, menurunkan daya tahan tubuh, dan vagina yang tidak sehat.

konsultasi

2. Infeksi jamur

Penyebab kedua munculnya keputihan terlalu deras dan kental yakni karena jamur. Infeksi tersebut bisa terjadi karena kebersihan vagina tidak terjaga secara maksimal. Hal tersebut disebabkan oleh kebiasan buruk seperti malas mengganti celana dalam, menggunakan celana terlalu ketat sehingga menyebabkan vagina lembap.

3. Ovulasi atau berada di masa subur

Mengalami keputihan yang terlalu kental dan deras tidak menjadi tanda Anda terserang penyakit. Ini bisa terjadi karena tubuh berada di masa ovulasi atau masa subur. Selain berada di masa subur, keputihan ini terjadi karena Anda konsumsi makanan yang menyebabkan produksi cairan yang menyebabkan keputihan kental di rahim meningkat, seperti halnya buah mentimun.

konsultasi

4. Penggunaan alat kontrasepsi

Bagi kalangan wanita yang sudah menikah dan mengenakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, ini mungkin menjadi penyebab keputihan muncul secara berlebihan. Pada umumnya, mereka yang mengalami keputuhan yakni mereka yang hormone pada tubuhnya tak cocok menggunakan alat kontrasepsi. Jika mengalami masalah ini, Anda bisa konsultasikan kepada dokter.

Ini merupakan beberapa jenis yang menjadi penyebab keputihan kental dan deras. Selain penyebab diatas, penyebab lainnya yakni seperti penggunaan sabun pembersih vagina, semprotan, parfum, pelumas, atau berbagai jenis masalah organ yang membuat keputihan tidak normal.

keputihan kental

Bagaimana Cara Atasi Keputihan Kental Dengan Mudah

Pastikan semua pakaian selalu bersih

Baik pakaian dalam atau luar, ketika dikenakan harus bersih. Sebaiknya gunakan pakaian dengan bahan katun, sebab bahan tersebut mampu menyerap keringat dengan cepat, sehingga akan membuat area vagina mudah lembab. Selain itu hindari pemakaian pakaian yang terlalu ketat, apalagi celana, sebab hal tersebut akan membuat vagina Anda tidak merasa nyaman.

Mengatasi Keputihan dengan daun sirih

Daun sirih memang sudah dipercaya mampu mengatasi masalah keputihan, Anda hanya perlu rendam beberapa lembar dalam air. Setelah beberapa jam, gunakan air rendaman tersebut untuk membersihkan vagina. Selain menggunakan daun yang asli, Anda juga bisa mengenakan kandungan daun sirih dalam bentuk sabun.

Nah diatas merupakan penyebab dan cara atasi keputihan kental. Jika masalah tidak kunjung usai Anda bisa konultasikan masalah intim tersebut kepada dokter di Klinik Apollo. Lakukan reservasi dengan mudah melalui kontak person 081233881616. Demikian informasi mengenai keputihan kental, semoga informasi ini bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.