Proses Radang Panggul Pada Wanita Menular

Radang panggul pada wanita atau pelvic inflammatory disease merupakan sebuah infeksi yang menyerang serviks, rahim, saluran indung telur, dan ovarium. Penyakit tersebut sebagain besar ditemukan ketika seorang wanita berusia kurang lebih 24 tahun dan aktif berhubungan seksual. Apabila tidak segera ditangani, radang panggul bisa menyebabkan berbagai jenis komplikasi, seperti nyeri panggul kronis, kehamilan di luar rahim, dan infertilitas.

Seperti yang sudah kami sebutkan diawal, radang panggul pada wanita merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri. Penyebaran bakteri radang panggul pada umumnya ditularkan melalui hubungan seksual dan cenderung lebih cepat menyebar ketika menstruasi. Dan gejala yang dapat ditimbulkan ketika seseorang mengalami radang panggul yaitu seperti demam yang sangat tinggi, menggigil atau tak mempunyai nafsu makan, serta sakit perut yang disertai timbulnya gejala pada sistem pencernaan.

konsultasi

Seseorang dapat dicurigai mengidap penyakit radang panggul pada wanita berdasarkan sejumlah gejala yang dialami, riwayat kesehatan serta kegiatan seksual lainnya. Tes yang biasa dilakukan sebagai pendukung utama diagnosis ini yakni pengambilan sampel dari cairan vagina atau leher rahim untuk mendeteksi adanya infeksi bakteri, serta jenis virus yang menginfeksinya.

radang panggul pada wanita

Bagaimana Proses Radang Panggul Pada Wanita Menular?

Berikut beberapa hal yang bisa menjadi proses penularan bakteri penyebab radang panggul yang harus Anda waspadai :

1. Pernah mengalami radang panggul sebelumnya

Kondisi berulang riwayat radang panggul bisa terjadi, wanita yang mengalami masalah ini mempunyai kemungkinan untuk kambuh kembali. Namun sebagian besar orang yang kerap mengira hal tersebut adalah peradangan kronis karena disebabkan oleh serangan akut.

konsultasi

2. Aktivitas seksual

Radang panggul dan kegiatan seksual merupakan dua hal yang mempunyai hubungan yang cukup erat. Sebab radang panggul biasanya cenderung terjadi pada kalangan wanita yang aktif secara seksual. Lalu kegiatan seksual seperti apa yang meningkatkan risiko radang panggul terjadi?

Risiko infeksi radang panggul pada wanita akan meningkat karena beberapa hal seperti kegiatan seks yang berlebihan dan terbiasa berganti pasangan. Terutama jika melakukan hubungan dengan pengidap penyakit menular seksual. Jadi bakteri yang menyebabkan penyakit ini seperti gonore dan klamidia. Contoh bakteri yang biasa terjadi disebabkan infeksi di bagian leher rahim.

Bakteri ini bisa menyebar dari vagina hingga kebagian organ reproduksi bagian atas. Selain itu beberapa bakteri yang biasanya hidup pada vagina bisa mengakibatkan radang panggul. Bakeri tersebut akan melewati vagina, kemudian memberikan infeksi pada organ tubuh lainnya.

konsultasi

3. Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim

Sebagian besar kalangan wanita yang menggunakan alat kontrasepsi dalam rahim, mempunyai tingkat resiko terserang radang 2 kali lipat lebih besar, dibandingkan wanita yang memilih alat kontrasepsi jenis lainnya. Alat tersebut merupakan jenis yang cukup rentan terhadap infeksi bakteri penyebab radang panggul.

Selain itu, pasangan seks yang tidak menjalankan pengobatan infeksi merupakan salah satu faktor penting yang meningkatkan sebuah resiko adanya infeksi. Penggunaan antibody untuk pengobatan penyakit radang disarankan agar penyakit tak mudah kambuh kembali.

Ini merupakan penjelasan mengenai infeksi radang panggul wanita dan hal-hal yang bisa menyebabkannya. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai masalah ini atau gangguan seksual lainnya, jangan ragu untuk diskusikan dengan dokter di Klinik Apollo agar mendapatkan penanganan terbaik. Semua pasien akan kami tangani secara profesional dan sepenuh hati. Untuk memperoleh penanganan termudah, mari lakukan konsultasi bersama kami di banner atau 081233881616. Demikian ulasan mengenai radang panggul pada wanita, semoga informasi ini memberi banyak manfaat.

Baca Juga : Inilah Tanda-Tanda Radang Panggul Pada Wanita

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.