Gejala Dan Macam Macam Penyakit Kelamin Wanita

Macam macam penyakit kelamin bisa menyerang semua kalangan, namun tanda yang dialami oleh wanita memang sedikit berbeda dengan kaum pria. Terkadang gejala penyakit kelamin menjadi lebih parah dibandingkan pria.

Infeksi kelamin wanita terkadang bisa pengaruhi kehamilan atau janin dalam tubuh ibu yang mengalami penyakit tersebut. Mengetahui tanda dan gejala penyakit kelamin penting untuk di deteksi sejak dini.

konsultasi

Gejala Penyakit Kelamin Wanita Secara Umum

Macam macam penyakit kelamin mempunyai gejala yang sedikit berbeda dengan jenis infeksi pada kaum pria. Terkadang penyakit kelamin pada wanita tidak akan menimbulkan gejala dan wanita yang mengalaminya bisa menularkan kepada pasangan.

Namun ada beberapa gejala yang bisa muncul yakni adanya cairan kental atau sekresi berwarna kuning, hijau, putih dari vagina, terasa nyeri ketika buang air kecil atau berhubungan seksual.

Rasa gatal bisa terjadi ketika Anda mengalami penyakit kelamin tersebut. Namun gatal pada vagina bisa disebabkan oleh hal lainnya seperti alergi. Gejala dari macam macam penyakit kelamin yang jarang dialami yakni pendarahan ketika menstruasi, rasa nyeri di bagian panggul dan belakang pinggang, demam, bengkak pada sendi, dan mual.

Baca Juga : Berikut, Jenis Penyakit Kelamin Yang Harus Diwaspadai

macam macam penyakit kelamin

Berbagai Macam Macam Penyakit Kelamin Wanita

Maka penting bagi kalangan wanita untuk mengetahui penyakit kelamin yang umumnya dialami. Berikut kami uraikan macam macam penyakit kelamin yang bisa menyerang :

1. Trikomoniasis

Trikomoniasis merupakan sebuah infeksi yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Pada kalangan pria, penyakit ini jarang menunjukan gejala yang mengganggu. Namun bagi wanita, kondisi ini akan menimbulkan gejala berupa keluarnya cairan berbau dan berwarna serta terdapat iritasi atau nyeri di organ genital penderita.

konsultasi

2. Klamidia

Berbeda dengan penyakit Trikomoniasis, klamidia merupakan sebuah infeksi yang sulit dideteksi pada tahap awal infeksi menyerang. Biasanya gejala mulai datang setelah 3 minggu bakteri masuk kedalam tubuh.

Gejala klamidia yang dirasakan wanita yakni rasa nyeri di bagian perut bawah, adanya kotoran atau cairan dari vagina, nyeri ketika berhubungan seksual maupun ketika buang air kecil, serta pendarahan di luar siklus menstruasi.

konsultasi

3. Herpes genital

Herpes merupakan salah satu jenis penyakit kelamin pria dan wanita yang mudah menular. Seseorang bisa terserang herpes hanya dengan melakukan kontak kulit secara langsung dengan penderita herpes.

Herpes merupakan sebuah infeksi virus, obat-obatan hanya berfungsi untuk membantu menangani gejala yang Anda alami. Jadi pada umumnya, gejala yang dialami adalah terdapat lepuhan atau lecet dibagian vagina atau anus.

Namun tak semua penderita herpes mengalami lecet, maka mayoritas penderita tidak menyadari dirinya sedang terinfeksi herpes dan bisa menularkannya kepada kalangan lainnya.

4. Gonore

Penyakit kelamin pria dan wanita jenis ini merupakan infeksi dari bakteri yang diderita secara bersamaan dengan klamidia. Gejala gonore bisa muncul setelah sepuluh hari setelah terserang atau bahkan berbulan-bulan.

Tanda dan gejala gonore yang muncul khususnya pada wanita berupa pendarahan yang banyak ketika menstruasi atau mengalami pendarahan diluar siklus haid. Gejala lain yang dialami yakni keluarnya sekresi kental, berdarah, keruh dari vagina, gatal pada anus, rasa nyeri serta terbakar ketika buang air kecil.

Jika Anda mengalami tanda dan gejala salah satu dari penyakit diatas, bisa segera konsultasikan masalah tersebut bersama kami di Klinik Apollo untuk memperoleh penanganan terbaik. Untuk informasi lebih lanjut hubungi kami di nomor 081233881616. Demikian kami sampaikan mengenai macam macam penyakit kelamin, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Mengenal Penyakit Kelamin Wanita Dan Gejalanya

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.