Fase Awal Pada Penyakit Raja Singa

Raja singa atau yang sering disebut dengan penyakit sifilis merupakan salah satu jenis infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum. Infeksi dari bakteri tersebut dapat ditularkan melalui kontak langsung atau lebih sering dihubungkan dengan seksual bebas. Dimana penderita dapat mengalami perkembangan dalam 4 fase dengan gejala yang berbeda-beda.

konsultasi

Apa Saja Fase Raja Singa Pada Penderita

Di fase primer, luka mulai berkembang pada tempat dimana bakteri memasuki tubuh penderitanya. Luka tersebut biasanya tidak akan menimbulkan rasa nyeri yang umumnya muncul sekitar 3 minggu setelah bakteri menyerang tubuh. Waktu timbulnya luka bisa bervariasi setelah infeksi terjadi.

Di masa-masa ini, penderita raja singa berpotensi untuk menularkan infeksi pada kalangan lainnya. Pada seorang wanita, luka terjadi di area kewanitaan bagian luar atau dalam. Luka tersebut terjadi pada serviks atau vagina, dan tidak menimbulkan rasa sakit. Sehingga tidak terlihat serta sulit dideteksi.

Baca Juga : Bagaimana Cara Mengobati Sipilis Pada Wanita?

konsultasi

Sedangkan pada kalangan pria, luka yang timbul tidak menyebabkan rasa sakit, ini biasanya terjadi pada organ seksual, namun tidak selalu terjadi pada penis. Selain organ intim, luka infeksi ini bisa terjadi pada bagian tubuh lainnya, seperti tempat dimana infeksi pertama kali menyerang. Baik kalangan wanita atau pria, gejala lain dari sifilis primer ini yakni adanya pembengkakan di kelenjar limfa pada area luka infeksi.

raja singa

Luka tersebut pada umumnya akan bertahan sampai 5 minggu dan bisa hilang dengan sendirinya tanpa meninggalkan bekas luka, walau tidak ada penanganan. Hilangnya luka tersebut tidak berarti sifilis telah sembuh, justru sifilis akan berkembang di fase sekunder dan penderita tetap bisa tularkan infeksi tersebut kepada kalangan lainnya.

Jadi perlu Anda pahami bahwa infeksi sifilis berkembang pada beberapa fese. Di dalam setiap fasenya, sifilis atau biasa disebut dengan penyakit raja singa mempunyai tanda dan gejala masing-masing. Jika diatas sudah kami jelaskan mengenai tanda pada sifilis primer, maka selanjutnya yakni fase sifilis sekunder.

konsultasi

Jadi fase sekunder pada penyakit sifilis ditandai dengan munculnya ruam yang biasa terjadi pada sekujur tubuh penderitanya, termasuk bagian telah kaki dan tangan. Ruam tersebut muncul sekitar 8 minggu lamanya, setelah luka awal muncul di tubuh Anda. Terkadang ruam tersebut hadir sebelum luka tahap awal sipilis sembuh.

Ruam-ruam pada kulit tersebut berwarna coklat kemerahan dengan ukurannya kecil serta mempunyai bentuk sedikit padat. Ruam tersebut biasanya berbentuk datar atau muncul di permukaan dengan ukuran kurang dari 2 cm. Namun sayangnya, ruam-ruam tersebut sangat mirip dengan penyakit pada umumnya, sehingga akan lebih sulit mendeteksi infeksi yang menyerang kulit Anda.

Seperti yang dikatakan beberapa sumber, luka dengan ukuran kecil berisikan nanah juga terjadi pada tahapan infeksi sifilis fase sekunder tersebut. Luka kecil ini pada umumnya terjadi di bagian membran muka pada tubuh. Pada penderita sifilis dengan kulit gelap, luka kecil berisikan nanah tersebut menjadi lebih terjadi dari pada kulit aslinya.

Baca Juga : Arti Penyakit Sipilis Atau Raja Singa

Segera Peroleh Penanganan Bersama Klinik Terpercaya

Jika Anda mengalami tanda dan gejala sifilis tahapan awal tersebut, segera lakukan penanganan, agar tidak berjalan ke fase yang semakin parah. Di fase akhir atau laten, penderita akan beresiko kehilangan nyawa. Maka jangan pernah sepelekan tanda dan gejala penyakit raja singa tersebut.

Kami Klinik Apollo akan membantu memberi pengobatan dengan alat canggih dan modern secara cepat dan akurat kepada semua pasien. Lakukan reservasi sekarang juga dengan mudah di 081233881616. Demikian kami sampaikan ulasan mengenai raja singa, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.