Penyebab Penyakit Sifilis Adalah IMS Bakteri Menular

Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri yang bernama Treponema Pallidum. Penyakit sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang jika tidak segera diobati dapat memburuk seiring waktu dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Infeksinya dapat aktif pada suatu waktu dan dapat tidak aktif di waktu lain.

Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri yang sangat menular. Ketika infeksinya aktif, kemungkinan adanya gejala. Namun ketika infeksinya tidak aktif, kemungkinan tidak adanya gejala, meskipun masih adanya penyakit sifilis. Bahkan ketika tidak adanya gejala, namun masih tetap bisa menularkannya ke orang lain. Penularannya tidak hanya dari hubungan seksual. Hanya dengan berhubungan dekat dengan alat kelamin, mulut atau dubur seseorang yang terinfeksi maka cukup untuk terpapar infeksi.

konsultasi

Pengertian Penyakit Sifilis Adalah

Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri menular seksual yang kompleks. Saat infeksinya aktif diikuti dengan tahap laten. Pada awalnya penyakit sifilis muncul sebagai luka yang tidak menimbulkan rasa sakit (borok) dimana infeksi masuk (biasanya disekitar alat kelamin, dubur atau mulut) dan kemungkinan tidak diketahui.

Luka ini dikenal sebagai chancre dan tahap ini dikenal dengan tahap primer. Ruam yang menyebar atau menular dan gejalanya mirip dengan flu yang muncul seperti pada tahap sekunder. Dan jika tidak segera diobati, tahap tersier dapat berkemang selama bertahun-tahun kemudian menyebabkan berbagai masalah yang dapat mempengaruhi otak, mata, jantung dan tulang.

konsultasi

Penyebab Penyakit Sifilis Adalah

Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri Treponema Pallidum yang biasanya memasuki tubuh melalui jaringan yang melapisi tenggorokan, hidung, dubur dan vagina. Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri yang juga dapat ditularkan melalui kontak dengan penis atau vulva. Seseorang dengan penyakit sifilis yang memiliki luka atau ruam dapat menularkan infeksinya ke orang lain. Wanita hamil yang terinfeksi juga dapat menularkan penyakit sifilis ke bayinya. Beberapa hal yang dapat meningkatkan peluang terkena penyakit sifilis, kemungkinan termasuk :

• Berhubungan seksual tanpa kondom (seperti tidak menggunakan kondom atau seperti tidak menggunakannya dengan benar). Risiko ini sangat tinggi pada pria yang berhubungan seksual dengan pria lain.
• Memiliki lebih dari 1 pasangan seksual dan tinggal di area dimana penyakit sifilis sangat umum terjadi.
• Memiliki pasangan seksual dengan pasangan yang memiliki banyak pasangan seksualnya.
• Berbagi peralatan jarum suntik obat-obatan terlarang atau rokok.
• Mengidap HIV.

konsultasi

Tanda Dan Gejala Penyakit Sifilis

Gejala penyakit sifilis berbeda-beda tergantung pada tahapan penyakitnya. Penyakit ini memiliki beberapa tahapan, diantaranya :

• Tahap Primer

Adanya luka tanpa rasa sakit (chancre) pada alat kelamin atau di mulut, anus dan dubur. Luka berlangsung dari 3 minggu hingga 6 minggu dan hilang dengan sendirinya. Namun jika tidak melakukan pengobatan, penyakitnya akan terus berpindah ke tahap berikutnya.

• Tahap Sekunder

Ruam pada tangan dan kaki atau pada bagian lain dari tubuh. Ruam seringkali berwarna merah atau cokelat dan biasanya tidak terasa gatal. Gejala lain juga termasuk demam, sakit tenggorokan, sakit otot, sakit kepala, rambut rontok dan merasa lelah. Gejalanya bisa hilang dengan sendirinya. Namun jika tidak adanya pengobatan, penyakitnya dapat berpindah ke tahap berikutnya.

konsultasi

• Tahap Laten

Tidak adanya gejala akan tetapi penyakit ini dapat dideteksi dengan melakukan tes atau pengujian darah. Tahap ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

• Tahap Tersier

Gejalanya bisa berupa kesulitan untuk menggerakkan lengan, kaki, lumpuh, mati rasa, kebutaan dan penyakit jantung.

Penyakit Sifilis Dan Cara Mendiagnosisnya

Penyakit sifilis dapat dideteksi selama tahap infeski awal dengan mengusap chancre untuk reaksi. Pemeriksaan mikroskop jaringan atau cairan jaringan dari ulkus tahap primer (chancre) atau Condyloma Lata jarang dilakukan. Darah untuk tes atau pengujian serologis diperlukan untuk mendiagnosis. Tes atau pengujian serologis berubah positif setelah 5 minggu hingga 6 minggu setelah tertular infeksi. Dalam beberapa kasus, cairan serebrospinal dapat dilakukan tes atau pengujian untuk mengetahui adanya neurosifilis.

penyebab penyakit sifilis adalah

Bagaimana Cara Mengobati Penyakit Sifilis?

Ketahui penyebab penyakit sifilis adalah bakteri yang sangat menular. Pengobatan untuk penyakit sifilis melalui pengobatan intravena untuk setiap tahapannya. Pengobatan antibiotik lain tidak bisa diandalkan akan tetapi pengobatan yang rekomendasikan oleh dokter dapat digunakan pada seseorang yang memiliki alergi terhadap pengobatan sebelumnya.

Wanita hamil yang alergi terhadap pengobatan tersebut harus desensitised dan diobati dengan pengobatan lain. Seseorang yang juga terinfeski HIV kemungkinan tidak merespon terhadap pengobatan ini sehingga diperlukan tindak lanjut yang lebih cepat. Kegagalan dalam melakukan pengobatan dapat terjadi pada setiap tahapan infeksi.

Oleh karena itu tindak lanjutnya dengan melakukan tes atau pengujian serologi berulang selama 1 tahun hingga 2 tahun dan sangat penting. Beberapa penderitanya ditindak lanjuti selama hidupnya. Penyakit sifilis asimtomatik (tahap laten) harus diobati untuk mencegah terjadinya komplikasi lanjut (tahap tersier).

Semua aktifitas seksual harus dicegah selama semua luka penyakit sifilis dinyatakan sembuh oleh dokter. Untuk mengobati penyakit ini harus mengetahui penyebab penyakit sifilis adalah bakteri yang harus dibasmi dengan menggunakan pengobatan yang ampuh. Pengobatan ampuh bisa Anda dapatkan di Klinik Apollo dengan menghubungi kami di kontak nomor 081233881616 atau dengan layanan hotline dibawah ini.

Baca Juga : Seorang Dengan Penyakit Sipilis Menular Atau Tidak?

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website m.klinikkelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.